Tampilkan postingan dengan label Aliran Sesat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aliran Sesat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 September 2012

Perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah

Dibaca :

Perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah - Melengkapi tulisan-tuilisan kami terdahulu, belum lengkap kiranya kalau belum kami share juga tulisan ini. Banyak orang yang menyangka bahwa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) dianggap sekedar dalam masalah khilafiyah Furu’iyah, seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara Madzhab Safi’i dengan Madzhab Maliki.

Karenanya dengan adanya ribut-ribut masalah Sunni dengan Syiah, mereka berpendapat agar perbedaan pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Selanjutnya mereka berharap, apabila antara NU dengan Muhammadiyah sekarang bisa diadakan pendekatan-pendekatan demi Ukhuwah Islamiyah, lalu mengapa antara Syiah dan Sunni tidak dilakukan? Oleh karena itu, disaat Muslimin bangun melawan serangan Syiah, mereka menjadi penonton dan tidak ikut berkiprah.

Apa yang mereka harapkan tersebut, tidak lain dikarenakan minimnya pengetahuan mereka mengenai aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah). Sehingga apa yang mereka sampaikan hanya terbatas pada apa yang mereka ketahui.Semua itu dikarenakan kurangnya informasi pada mereka, akan hakikat ajaran Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah).

Disamping kebiasaan berkomentar, sebelum memahami persoalan yang sebenarnya. Sedangkan apa yang mereka kuasai, hanya bersumber dari tokoh-tokoh Syiah yang sering berkata bahwa perbedaan Sunni dengan Syiah seperti perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzahab Syafi’i.
Padahal perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab Syafi’i, hanya dalam masalah Furu’iyah saja. Sedang perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah), maka perbedaan-perbedaannya disamping dalam Furuu’ juga dalam Ushuul.

Rukun Iman mereka berbeda dengan rukun Iman kita, rukun Islamnya juga berbeda, begitu pula kitab-kitab hadistnya juga berbeda, bahkan sesuai pengakuan sebagian besar ulama-ulama Syiah, bahwa Al-Qur'an mereka juga berbeda dengan Al-Qur'an kita (Ahlussunnah).

Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura (taqiyah) mengatakan bahwa Al-Qur'annya sama, maka dalam menafsirkan ayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan. Sehingga tepatlah apabila ulama-ulama Ahlussunnah Waljamaah mengatakan : Bahwa Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) adalah satu agama tersendiri.

Melihat pentingnya persoalan tersebut, maka di bawah ini kami nukilkan sebagian dari perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dengan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah).

1.      Ahlussunnah         : Rukun Islam kita ada 5 (lima)
a)      Syahadatain
b)      As-Sholah
c)      As-Shoum
d)      Az-Zakah
e)      Al-Haj
Syiah                     : Rukun Islam Syiah juga ada 5 (lima) tapi berbeda:
a)      As-Sholah
b)      As-Shoum
c)      Az-Zakah
d)      Al-Haj
e)      Al wilayah

2.      Ahlussunnah         : Rukun Iman ada 6 (enam) :
a)      Iman kepada Allah
b)      Iman kepada Malaikat-malaikat Nya
c)      Iman kepada Kitab-kitab Nya
d)      Iman kepada Rasul Nya
e)      Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat
f)       Iman kepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.

Syiah                     : Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)*
a)      At-Tauhid
b)      An Nubuwwah
c)      Al Imamah
d)      Al Adlu
e)      Al Ma’ad

3.      Ahlussunnah         : Dua kalimat syahadat
Syiah                     : Tiga kalimat syahadat, disamping Asyhadu an Laailaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, masih ditambah dengan menyebut dua belas imam-imam mereka.

4.      Ahlussunnah         : Percaya kepada imam-imam tidak termasuk rukun iman. Adapun jumlah imam-imam Ahlussunnah tidak terbatas. Selalu timbul imam-imam, sampai hari kiamat.
Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas (12) atau jumlah tertentu, tidak dibenarkan.
Syiah                     :  Percaya kepada dua belas imam-imam mereka, termasuk rukun iman. Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belas imam-imam mereka (seperti orang-orang Sunni), maka menurut ajaran Syiah dianggap kafir dan akan masuk neraka.

5.      Ahlussunnah         : Khulafaurrosyidin yang diakui (sah) adalah :
a)      Abu Bakar
b)      Umar
c)      Utsman
d)      Ali Radhiallahu anhum
Syiah                     : Ketiga Khalifah (Abu Bakar, Umar, Utsman) tidak diakui oleh Syiah. Karena dianggap telah merampas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib (padahal Imam Ali sendiri membai'at dan mengakui kekhalifahan mereka).

6.      Ahlussunnah         : Khalifah (Imam) adalah manusia biasa, yang tidak mempunyai sifat Ma’shum.
Berarti mereka dapat berbuat salah/ dosa/ lupa. Karena sifat Ma’shum, hanya dimiliki oleh para Nabi.
Syiah                     : Para imam yang jumlahnya dua belas tersebut mempunyai sifat Ma'’hum, seperti para Nabi.

7.      Ahlussunnah         : Dilarang mencaci-maki para sahabat.
Syiah                     : Mencaci-maki para sahabat tidak apa-apa bahkan Syiah berkeyakinan, bahwa para sahabat setelah Rasulullah SAW wafat, mereka menjadi murtad dan tinggal beberapa orang saja. Alasannya karena para sahabat membai'at  Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah.

8.      Ahlussunnah         :  Siti Aisyah istri Rasulullah sangat dihormati dan dicintai. Beliau adalah Ummul Mu’minin.
Syiah                     : Siti Aisyah dicaci-maki, difitnah, bahkan dikafirkan.

9.      Ahlussunnah         : Kitab-kitab hadits yang dipakai sandaran dan rujukan Ahlussunnah adalah Kutubussittah :
a)      Bukhari
b)      Muslim
c)      Abu Daud
d)      Turmudzi
e)      Ibnu Majah
f)       An Nasa’i
(kitab-kitab tersebut beredar dimana-mana dan dibaca oleh kaum Muslimin sedunia).
Syiah                     : Kitab-kitab Syiah ada empat :
a)      Al Kaafi
b)      Al Istibshor
c)      Man Laa Yah Dhuruhu Al Faqih
d)      Att Tahdziib
(Kitab-kitab tersebut tidak beredar, sebab kebohongannya takut diketahui oleh pengikut-pengikut Syiah).

10.  Ahlussunnah         : Al-Qur'an tetap orisinil
Syiah                     : Al-Qur'an yang ada sekarang ini menurut pengakuan ulama Syiah tidak orisinil. Sudah dirubah oleh para sahabat (dikurangi dan ditambah).

11.  Ahlussunnah         : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan Rasul Nya.
Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taat kepada Allah dan Rasul Nya.
Syiah                     : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang cinta kepada Imam Ali, walaupun orang tersebut tidak taat kepada Rasulullah.
Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang memusuhi Imam Ali, walaupun orang tersebut taat kepada Rasulullah.

12.  Ahlussunnah         : Aqidah Raj’Ah tidak ada dalam ajaran Ahlussunnah. Raj’ah adalah besok diakhir zaman sebelum kiamat, manusia akan hidup kembali. Dimana saat itu Ahlul Bait akan balas dendam kepada musuh-musuhnya.
Syiah                     : Raj’ah adalah salah satu aqidah Syiah. Dimana diceritakan : bahwa nanti diakhir zaman, Imam Mahdi akan keluar dari persembunyiannya. Kemudian dia pergi ke Madinah untuk membangunkan Rasulullah, Imam Ali, Siti Fatimah serta Ahlul Bait yang lain.
Setelah mereka semuanya bai'at kepadanya, diapun selanjutnya membangunkan Abu Bakar, Umar, Aisyah. Kemudian ketiga orang tersebut disiksa dan disalib, sampai mati seterusnya diulang-ulang sampai  ribuan kali. Sebagai balasan atas perbuatan jahat mereka kepada Ahlul Bait.
Keterangan           : Orang Syiah mempunyai Imam Mahdi sendiri. Berlainan dengan Imam Mahdinya Ahlussunnah, yang akan membawa keadilan dan kedamaian.

13.  Ahlussunnah         : Mut’ah (kawin kontrak), sama dengan perbuatan zina dan hukumnya haram.
Syiah                     : Mut’ah sangat dianjurkan dan hukumnya halal. Halalnya Mut’ah ini dipakai oleh golongan Syiah untuk mempengaruhi para pemuda agar masuk Syiah. Padahal haramnya Mut’ah juga berlaku di zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib.

14.  Ahlussunnah         : Khamer/ arak tidak suci.
Syiah                     : Khamer/ arak suci.

15.  Ahlussunnah         : Air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap tidak suci.
Syiah                     : Air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap suci dan mensucikan.

16.  Ahlussunnah         :  Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri hukumnya sunnah.
Syiah                     : Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri membatalkan shalat.
(jadi shalatnya bangsa Indonesia yang diajarkan Wali Songo oleh orang-orang Syiah dihukum tidak sah/ batal, sebab meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri).

17.  Ahlussunnah         : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat adalah sunnah.
Syiah                     : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat dianggap tidak sah/ batal shalatnya.
(Jadi shalatnya Muslimin di seluruh dunia dianggap tidak sah, karena mengucapkan Amin dalam shalatnya).

18.  Ahlussunnah         : Shalat jama’ diperbolehkan bagi orang yang bepergian dan bagi orang yang mempunyai udzur syar’i.
Syiah                     : Shalat jama’ diperbolehkan walaupun tanpa alasan apapun.

19.  Ahlussunnah         : Shalat Dhuha disunnahkan.
Syiah                     : Shalat Dhuha tidak dibenarkan.
(padahal semua Auliya’ dan salihin melakukan shalat Dhuha).

Demikian telah kami nukilkan perbedaan-perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah).  Sengaja  kami  nukil  sedikit saja,  sebab apabila kami nukil seluruhnya, maka akan memenuhi halaman-halaman buku ini. Harapan kami semoga pembaca dapat memahami benar-benar perbedaan-perbedaan tersebut. Selanjutnya pembaca yang mengambil keputusan (sikap).

Masihkah mereka akan dipertahankan sebaga Muslimin dan Mukminin ? (walaupun dengan Muslimin berbeda segalanya). Sebenarnya yang terpenting dari keterangan-keterangan diatas adalah agar masyarakat memahami benar-benar, bahwa perbedaan yang ada antara Ahlussunnah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) itu, disamping dalam Furuu’ (cabang-cabang agama) juga dalam Ushuul (pokok/ dasar agama).

Apabila tokoh-tokoh Syiah sering mengaburkan perbedaan-perbedaan tersebut, serta memberikan keterangan yang tidak sebenarnya, maka hal tersebut dapat kita maklumi, sebab mereka itu sudah memahami benar-benar, bahwa Muslimin Indonesia tidak akan terpengaruh atau tertarik pada Syiah, terkecuali apabila disesatkan (ditipu). Oleh karena itu, sebagian besar orang-orang yang masuk Syiah adalah orang-orang yang tersesat, yang tertipu oleh bujuk rayu tokoh-tokoh Syiah.

Akhirnya, setelah kami menyampaikan perbedaan-perbedaan antara Ahlussunnah dengan Syiah, maka dalam kesempatan ini kami menghimbau kepada Alim Ulama serta para tokoh masyarakat, untuk selalu memberikan penerangan kepada umat Islam mengenai kesesatan ajaran Syiah. Begitu pula untuk selalu menggalang persatuan sesama Ahlussunnah dalam menghadapi rongrongan yang datangnya dari golongan Syiah. Serta lebih waspada dalam memantau gerakan Syiah didaerahnya. Sehingga bahaya yang selalu mengancam persatuan dan kesatuan bangsa kita dapat teratasi.
Selanjutnya kami mengharap dari aparat pemerintahan untuk lebih peka dalam menangani masalah Syiah di Indonesia. Sebab bagaimanapun, kita tidak menghendaki apa yang sudah mereka lakukan, baik di dalam negri maupun di luar negri, terulang di negara kita.
Semoga Allah selalu melindungi kita dari penyesatan orang-orang Syiah dan aqidahnya. Amin.

Albayyinat.net


Internet Rating: 4.5
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, September 01, 2012

Video Syiah: Bukti Bahwa Syiah Itu Bukan Islam

Dibaca :
Video Syiah: Bukti Bahwa Syiah Itu Bukan Islam - Menyambung artikel terhadulu, Mengapa kita menolak syiah? Ini tidak lain karena Syiah itu berbeda dengan Islam. Ibadah mereka berbeda dengan kaum muslimin, Syahadat mereka juga berbeda.

Mereka juga mencaci para sahabat Rasulullah yang mulia seperti Abu Bakar As Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Aisyah binti Abu Bakar. Mereka melaknat mereka sebagai penghuni neraka jahannam, dan banyak lagi hujatan-hujatan mereka.

Video-video yang kami tampilkan di bawah ini hanya beberapa saja bukti kesesatan mereka. Silakan simak dengan seksama. Muslim siapa yang tidak tersakiti, ketika aqidah mereka diacak-acak, tokoh panutan mereka dicaci dan dihina?

Video Tata Cara Sholat Syiah:


Syiah Melaknat dan Mengkafirkan Para Sahabat Nabi:


Ritual Menyayat-Nyayat Anggota Badan ala Syiah... Adakah hal ini diajarkan dalam Islam?


Simak video bahwa Syiah itu sangat berbeda dengan Islam di www.videosyiah.com

Internet Rating: 4.5
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, September 01, 2012

Mengapa Kita Menolak Syiah?

Dibaca :
Mengapa Kita Menolak Syiah?

Pengertian Aliran SYI'AH
Syi`ah adalah kelompok aliran aqidah yang secara umum menyimpang dari aqidah Ahlussunnah wal jamaah. Di dalam tubuh syi`ah sendiri ada banyak sekte dan pecahan. Diantaranya yang paling terkenal adalah Syi`ah Imamiyah atau Syi`ah imam 12.

Penyimpangan Aqidah
Meski latar belakang awal mula berdirinya lebih merupakan masalah politis, namun pada perkembangan berikutnya, kelompok Syiah berkembang menjadi sebuah paham aqidah tersendiri yang menyimpang. Penyimpangan itu bila disimpulkan antara lain :

Sekte Sabaisme dalam Syiah berkeyakinan bahwa Jibril salah menurunkan wahyu kepada Muhammad, seharusnya kepada Ali bin Abi Thalib.

Mereka memiliki mushaf Al-Quran versi mereka sendiri yang isinya tidak sama dengan mushaf yang dikenal sekarang ini. Kulaini menjelaskan dalam bukunya “Al-Kafi” bahwa Ja`far Shodiq berkata,”Kami mempunyai mushaf Fathimah. Sebuah mushaf yang isinya seperti Al-Quran kalian 3 kali. Demi Allah, tidak ada satu huruf pun isinya dari Al-Quran kalian”.

Mereka meyakini bahwa imam mereka ada 12 dan semuanya memiliki mukjizat seperti Nabi dan telah diberi wasiat dan rahasia ajaran Islam. Sehingga mereka berhak menerangkan ajaran Islam yang orang lain tidak diberitahu menjadi rahasia mereka sendiri. Mereka yakin bahwa para imam itu dititipi ilmu oleh Rasulullah SAW untuk menyempurnakan syariat. Tidak ada perbedaan antara imam dengan Rasulullah SAW kecuali bahwa Rasulullah SAW menerima wahyu.

Para imam itu diyakini berada pada derajat ma`shum yang tidak mungkin berdosa dan terpelihara dari segala kesalahan, kelalaian serta dosa-dosa baik besar atau kecil.

Mereka meyakini bahwa imam mereka yang ke-12 sedang ghaibah (menghilang) ke dalam sebuah gua di Samara (surro man ra`a), sebuah kota kecil di Iraq dekat sungai Tigris utara Baghdad. Suatu hari nanti imam ke-12 itu akan muncul lagi (roj`ah). Karena itu sekarang setiap ba`da maghrib mereka rajin berdiri di pintu gua bahkan menyediakan sebuah kendaraan untuk pergi. Perbuatan ini terus berlangsung tiap malam.

Harapan mereka imam itu akan datang untuk memenuhi keadilan sebagaimana bumi sedang dipenuhi dengan kekejaman dan kezoliman. Imam ke-12 ini juga akan melacak lawan-lawan syiah sepanjang sejarah.

Dalam menyebarkan paham yang sesat seperti ini senjata andalan mereka adalah TAQIYAH, yaitu siasat berbohong dan menyembunyikan sementara inti ajaran mereka dan identitas aqidah mereka sehingga orang mengira apa yang mereka ajarkan itu sesuai dengan aqidah mereka sebelumnya. Saat orang-orang itu sudah percaya dan bertambah taat, baru identitas asli ajaran mereka dibenamkan. Karena itu semua fakta yang kami sampaikan disini pasti tidak ada satupun yang mereka akui. Mereka punya seribu satu macam cara untuk mengingkari fakta-fakta ini, karena mereka punya prinsip taqiyah. Sehingga orang-orang awam yang sebelumnya sudah paham tentang sesatnya syiah akan berbalik menjadi pembelanya. Senjata ini benar-benar ampuh untuk memperdaya generasi muda Islam yang ilmu sejarahnya dangkal dan wawasannya sempit.

Salah satu daya tarik mereka untuk mencari pendukung adalah fasilitas kawin mut`ah atau kawin kontrak. Hakikatnya tidak lebih dari pelacuran yang diberi kemasan agama. Dengan beragam dalih, mereka menghalalkan zina seperti ini. Memang sejarahnya, Rasulullah SAW pernah membolehkan nikah mut`ah, namun setelah itu dilarang secara total dan hukumnya dinasakh. Semua shahabat dan para ahli ilmu sepakat bahwa mut`ah itu telah diharamkan Allah selamanya. Oleh kelompok syiah, nikah seperti ini dibolehkan dan menjadi salah satu pesona dan daya tarik buat mereka yang suka zina. Mereka juga memiliki hari raya yang lebih mereka hormati dari Idul Fithri dan Idul Adha, yaitu hari raya Ghadir Khom. Selain itu mereka juga mengagungkan hari raya Nairuz, hari raya agama majusi penyembah api. Juga hari raya tanggal 9 Rabiul Awwal sebagai hari raya bapak mereka, Abu Lu`lu`ah. Abu Lu`lu`ah adalah orang yang berhasil membunuh Umar bin Al-Khattab.

Kebencian mereka kepada para sahabat Nabi dan mengatakan mereka berdosa telah merampas khilafah dari Ali bin Abi Thalib. Sebagian syiah malah mengkafirkan para shahabat Nabi radhiyallahu anhum. Sebaliknya mereka mengagungkan ahlul bait atau keluarga nabi. Ahlul bait ini adalah para shahabat nabi yang utama, tetapi oleh kelompok syiah ini, ahlul bait diseret-seret masuk dalam perangkap aqidah mereka, sehingga seolah-olah antara ahlul bait dengan shahabat yang lain ada pemisah dan permusuhan.

Padahal di zaman para shahabat, syiah yang sesat seperti ini belum lagi muncul. Bahkan Hasan dan Husein serta Ali Zaenal Abidin yang sering mereka klaim sebagai imam mereka pun tidak tahu menahu dengan ulah syiah sesat ini. Syiah yang sesat ini baru muncul jauh di kemudian hari setelah generasi para shahabat dan sebagian tabi`in telah meninggal.

Aktor intelektual di belakang syiah sesat ini tidak lain adalah Abdullah bin Saba` yang dalam sejarah otentik terbukti menjadi provokator di wilayah- wilayah Islam. Dia telah menyebarkan fitnah, berita bohong, kebencian kepada para shahabat serta paham yang merusak. Dia tidak lain adalah yahudi Yaman yang berpura-pura masuk Islam. Identitas keyahudiannya sangat menonjol ketika dia mengajarkan tentang imam yang akan muncul (raj`ah), tidak mati, menjadi raja di bumi, mengathui apa yang tidak diketahui orang dan lain-lain. Ini tidak lain berakar pada paham yahudi, agama yang dipeluknya masih diakuinya bahwa selama ini dia masih beragama yahudi.

Ali bin Abi Thalib sendiri sebagai tokoh yang dijadikan umpan oleh Abdullah bin Saba` untuk memunculkan konflik di antara para shahabat, bukan tidak tahu ulahnya. Bahkan Ali bin Abi Thalib sendiri yang berkehendak untuk membunuhnya. Namun atas nasehat dari Abdullah bin Abbas, musuh islam itu tidak jadi dibunuh namun di buang ke Madain.

Sosok Abdulah bin Saba` oleh para pengikut fanatik syiah sering dikabur- kaburkan dan dengan segala argumentasi mereka mengatakan bahwa Abdullah bin Saba` adalah tokoh fiktif serta sekedar tokoh rekaan musuh- musuh syiah. Padahal sejarah dunia telah mengenal sosok ini dengan beragam ulahnya meski mereka memungkiri dengan berbagai dalih.

Kesimpulan : - Syiah sendiri terdiri dari banyak sekte dan pecahan. - Ahlul Bait ( Keluarga Rosulullah SAW ) bukanlah pengikut Syiah Sesat, karena Khalifah Ali bin Abi Tholib pun pernah berkehendak membunuh pendiri Syiah Sesat ini.

Simak betapa berbedanya mereka dengan Ahlus Sunnah dalam hal aqidah, ibadah, dan betapa mereka mencaci sahabat Rasulullah yang terhormat dengan hujatan dan cacian dalam bentuk video di postingan disini: Video Syiah: Bukti Bahwa Syiah Itu Bukan Islam atau lebih lengkapnya silakan simak di www.videosyiah.com

Internet Rating: 4.5
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, September 01, 2012

Sabtu, 21 Juli 2012

Kesamaan Aqidah Antara Yahudi dan Rafidhah (Syiah)

Dibaca :
Kesamaan Aqidah Antara Yahudi dan Rafidhah (Syiah) - Syaikh Islam Ibnu Taimiyah berkata : ”Bukti dari, sesungguhnya bencana Rafidhah adalah bencana Yahudi, hal itu terlihat pada : 


1. Sesungguhnya orang Yahudi mengatakan : Tidak boleh yang menjadi raja kecuali dari keluarga Nabi Daud, Rafidhah berkata : Tidak boleh menjadi imam kecuali dari anak Ali.
2. Yahudi mengatakan : Tidak ada jihad di jalan Allah sampai keluar Masehid Dajjal dan diturunkan pedang. Orang Rafidhah mengatakan : Tidak ada jihad di jalan Allah sampai keluar Al Mahdi, dan datangnya penyeru yang menyeru dari langit.
3. Orang Yahudi mengakhirkan (mengundurkan) shalat sampai bintang bertebaran, begitu juga orang Rafidhah mereka mengundurkan shalat maghrib sampai bintang-bintang bertebaran, padahal hadits mengatakan : "Senantiasa umatku di atas fitrah, selama mereka tidak mengakhirkan shalat maghrib sampai bintang bertebaran (Hadits diriwayatkan oleh : Imam Ahmad : 4/147. 5/417, 422, Abu Daud, no : 418, dan Abnu Majah, no : 689, di dalam jawaid dikatakan : sanadnya hasan (baik).
4. Orang Yahudi telah merubah taurat, begitu juga orang Rafidhah, mereka telah merubah Al Quran.
5. Orang Yahudi tidak memandang bolehnya mengusap khuf (sepatu kulit yang menutupi mata kaki), begitu juga orang Rafidhah.
6. Orang Yahudi membenci malaikat Jibril, mereka mengatakan : Malaikat Jibril adalah musuh kita dari kalangan malaikat. Begitu juga orang Rafidhah, mereka mengatakan : Malaikat Jibril telah salah menyampaikan wahyu kepada Muhammad (Ada juga suatu kelompok yang mengatakan yang aneh-aneh, mereka mengatakan : sesungguhnya Jibril telah berkhianat, dimana ia menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad, sedangkan yang lebih utama dan lebih berhak terhadap risalah adalah Ali bin Abi Thalib, oleh karena inilah mereka mengatakan : telah berkhianat Amiin (malaikan jibril) dan ia telah menghalang risalah sampai ke Haidari (Ali).
Wahai saudaraku muslim, bagaimana mungkin mereka menuduh Jibril Alaihi salam telah berkhianat, sedangkan Allah telah menyifatinya dengan amanah (terpercaya), sebagaimana Allah telah berfirman : Telah dibawa oleh Ruhul Amiin (malaikat Jibril), dan firman-Nya : selalu taat kemudian terpercaya". Apakah yang akan anda katakan wahai muslim terhadap keyakinan yang diimani oleh orang-orang rafidhah ini?
7. Begitu juga orang Rafidhah meyerupai orang kristen pada satu ajaran nasrani yaitu, wanita-wanita mereka tidak memiliki hak mendapatkan mahar, akan tetapi hanya bersenang-senang dengan mereka dengan kesenangan, begitu juga orang Rafidhah, mereka menikah dengan cara mut'ah, dan mereka menghalalkan itu.
8. Orang yahudi dan kristen lebih utama dari orang Rafidhah dengan satu sifat (yaitu) :
-. Orang yahudi jika ditanya : siapakah orang yang terbaik di kalangan pemeluk agamamu? Mereka menjawab : adalah sahabat-sahabat Musa.
-. Orang Kristen jika ditanya : siapakah orang yang terbaik di kalangan pemeluk agamamu? Mereka menjawab : adalah Hawari (sahabat-sahabat) Isa.
-. Orang rafidhah jika ditanya : siapakah orang yang terburuk di kalangan pemeluk agamamu? Mereka menjawab : adalah sahabat-sahabat Muhammad.” (Minhaajus Sunnah, oleh syeikhul Islam Ibnu Taimiyah : 1/24)

(Diambilkan dari Buku Diantara Aqidah Syiah; Menguak Kesesatan Aqidah Syiah, Syaikh Abdullah bin Muhammad As-Salafi, Penerjemah Muhammad Elvi Syams, Lc, diubah ke file CHM oleh: Abu 'Abdirrahman Muhammad Taufiq)


Internet Rating: 4.5
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, Juli 21, 2012

Sabtu, 27 Agustus 2011

Ternyata Aktivitas NII KW9 Kini Merambah ke Non Muslim Sebagai Target

Dibaca :
Ternyata Aktivitas NII KW9 Kini Merambah ke Non Muslim Sebagai Target
NII Crisis Centre (Arrahmah.com)
Kasus Negara Islam Indonesia versi Komendemen Wilayah 9 (NII KW 9) ala Panji Gumilang / Abu Toto / Al Zaitun ternyata hingga kini masih tetap eksis dan terus bergerak. Hal ini terindikasi dari tetap masuknya pengaduan dari para korban ke NII Crisis Centre yang menerima sedikitnya 3000 pengaduan selama kurun 3 bulan terakhir. "Pengaduan tersebut mayoritas berasal dari mahasiswa dan buruh," demikian yang diungkapkan aktivis NII Crisis Center Ken Setiawan sebagaimana diberitakan di Arrahmah.com, 26/8/2011.

Lebih lanjut, “Hanya saja, kami tidak mampu menyelesaikan semua pengaduan tersebut karena keterbatasan tenaga,” ujarnya ketika menjadi pembicara pada acara diskusi dan buka bersama di Omah Mode Kudus, di Kudus, Kamis (25/8/2011).

Ia mengungkapkan NII Crisis Center masih membutuhkan banyak relawan untuk berjuang bersama dalam membantu merehabilitasi para korban NII maupun menindaklanjuti aduan yang diterima.

Dari 3.000 pengaduan, 1.000 laporan di antaranya berhasil dikonfirmasi dan yang dinilai positif masuk NII sekitar 700 orang. sementara itu, untuk pengaduan anak hilang karena NII mencapai 107 aduan, dimana 70 orang terdiri atas mahasiswa dan buruh.

NII Crisis Center merupakan sebuah lembaga yang didirikan oleh mantan anggota NII bertujuan membantu masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok NII Komandemen Wilayah 9 (KW 9).

Ken memperkirakan, angka laporan tersebut akan bertambah, terkait banyaknya laporan yang akhir-akhir ini diterima tentang korban NII yang mengalami stress dan bahkan gila karena masuk NII.

Mantan anggota NII yang insaf, diduga cukup banyak namun belum berani muncul di depan publik karena dianggap sebagai aib dan ketakutan dengan ancaman yang sering dilancarkan oleh jaringan NII.

“Anggota NII yang keluar, biasanya mendapat ancaman lewat layanan pesan singkat. Tetapi, ancaman tersebut hanya sekadar menakut-nakuti agar kembali bergabung, karena banyak mantan NII yang hingga kini tidak mengalami hal-hal yang merugikan seperti ancaman yang dikirim via sms tersebut,” ujarnya.

Ia berharap, mendapat dukungan semua pihak, termasuk mantan NII yang insaf untuk menyebarkan informasi tentang trik-trik yang digunakan jaringan tersebut dalam merekrut anggota baru.

Dengan penyebaran informasi soal NII tersebut, diharapkan masyarakat mudah mengidentifikasi orang-orang yang masuk NII, sehingga bisa mencegahnya agar tidak terlibat hingga jauh.

Apabila tidak ada penanganan, dikhawatirkan pula akan semakin liar dan berbahaya. Terlebih belakangan diketahui sasaran jaringan NII tidak hanya sebatas mahasiswa dan para buruh yang beragama Islam, bahkan warga nonmuslim juga mulai menjadi target mereka. (ans/arrahmah.com)
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, Agustus 27, 2011

Kamis, 18 Agustus 2011

MUI: Al Zaitun Adalah Ponpes yang Mengajarkan Kesesatan. Pemerintah Lamban Berindak. Ada Apa?

Dibaca :
Meski pun sudah dinyatakan sebagai Pondok Pesantren yang mengajarkan ajaran sesat, namun pemerintah belum juga menindak tegas pimpinan Pondok Pesantren Modern Al’Zaytun Syekh Panji Gumilang, yang bermarkas di Kampung Sangdram, Desa Mekarja, Kecamatan Gantar (Haurgeulis), Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

AKIBAT tidak adanya respon dari pemerintah ini kehidupan Syekh Panji Gumilang dan keluarganya tampak tenang dan masih bisa mengajarkan ajaran-ajarannya kepada para santrinya. Ini tentu sangat berbabaya, karena jika merujuk pada hasil penelitian yang dilakukan Majelis Ulama Indononesia (MUI), K.H. Ma’ruf Amin sebagai Ketua Tim Peneliti ma’had Al-Zaytun, menyatakan mata pelajaran Ponpes Modern Al’Zaitun tersebut sudah menyimpang dari ajaran-ajaran agama Islam.

Padahal, Tim peneliti yang terdiri dari tiga belas orang ini kerjanya terbilang tidak mudah. Lihat saja, untuk menelusuri dan melacak berbagai informasi tentang MAZ, Tim melakukan kerja keras selama empat bulan. Kajian pustaka dan dokumentasi dilakukan dengan mengambil semua sumber yang dapat memberikan informasi komprehensif tentang sejarah, latar belakang berdirinya MAZ, sistim pendidikan MAZ, dan organisasi NII KW IX.

Penelitian lapangan dilakukan dengan terjun langsung ke pondok pesantren Al-Zaytun sambil melakukan observasi yang terkait dengan penelitian. Hasil ini masih harus ditambah dengan melakukan pelacakan, penelusuran, serta mendatangi sumber informasi, seperti para korban, orang tua korban, mantan aktivis, simpatisan Negara Islam Indionesia, NII KW IX.

Gerakan NII sangat rapi. Gerakan NII tidak seperti gerakan teroris yang melakukan aksi-aksinya melalui serangkaian bom dan aksi kekerasan lainnya. Namun, dengan melalui gerakan cuci otak, gerakan NII ini masuk ke kampus-kampus, SMP, dan SMA sederajad.

“Kalau saya melihat peristiwa pencucian otak yang terjadi belakangan ini, seperti kasus Lian Febriani (Lian) yang hilang dari rumah dan menjadi hilang ingatan, sepertinya dilakukan NII. Sebab cara perekrutannya identik dengan kelompok tersebut. Begitu juga targetnya,” kata pengamat intelijen Wawan Purwanto.

Ketua Tim Rehabilitasi NII Crisis Center (NCC) Sukanto menyatakan lebih dari 1.000 orang menjadi korban pencucian otak aliran menyimpang ini. Modus yang dialami para korban NII ini mirip dengan yang terjadi pada Laila Febriani (Lian) yang hilang dari rumah dan menjadi hilang ingatan akibat korban pencucian otak dari NII belum lama ini.

Sukanto sendiri orang yang sudah malang melintang di NII. Dia direkrut NII setelah lulus SMA pada tahun 1996 dan pernah menjabat sebagai camat NII wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Setelah keluar dari NII, Sukanto dan rekannya sesama mantan NII, Ken Setiawan membentuk NII Crisis Center didirikan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban NII sekaligus sebagai gerakan anti-NII. “Kasus Lian menurut saya ini NII juga. Modusnya sama,” kata Ken Setiawan.

Gerakan pencucian otak yang dilakukan NII sangat rapi dan terorganisir. Dalam gerakan ini ada struktur layaknya negara. Pemimpin tertinggi atau presiden dalam NII disebut sebagai khalifah atau imam. Saat ini, khalifah NII dipegang oleh Abdussalam Panji Gumilang, pemimpin Pondok Pesantren Al Zaitun, Indramayu.

Namun Ponpes Al Zaitun menyatakan sejauh ini tidak ada pernyataan Panji Gumilang yang memimpin Ponpes termegah di Asia Tenggara itu sebagai pemimpin NII. Al Zaitun ditegaskan sepenuhnya konsen pada masalah pendidikan. “Beliau tidak pernah ada pernyataan. Beliau sibuk mengurus pendidikan, beliau guru yang mengajar,” kata Sekretaris Pesantren Al Zaitun Abdul Halim

Selain presiden, NII juga memiliki sejumlah menteri. Saat ini ada 11 kementerian di NII. Kemudian ada gubernur, bupati, camat, lurah hingga ketua RW dan Ketua RT. “Ya kalau dikonfirmasi ke Al Zaitun, mereka pasti akan bilang kita ini lembaga pendidikan. Tapi Panji Gumilang itu memang imamnya NII,” kata Sukanto, mantan camat NII wilayah Tebet itu.

Lalu siapa yang memimpin NII jika bukan Syekh Panji Gumilang? Pihak kepolisan segera melakukan penyedikan dan penelusuran agar anak-anak muda tidak menjadi korban pencucian otak NII. Polisi juga perlu mendatangi langsung Pondok Pesantren Modern Al’Zaitun yang kini masih dipimpin Syekh Panji Gumilang tersebut. (http://nii-crisis-center.com)
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Kamis, Agustus 18, 2011

MIM; Metamorfosa Gerakan NII KW9?

Dibaca :
MIM; Metamorfosa Gerakan NII KW9?. Masyarakat Indonesia Membangun (MIM) adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang dideklarasikan pada 01 Juni 2011 di Ma’had Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat oleh Syaikh AS. Panji Gumilang dan segenap pengurus MIM yang tersebar di seluruh Indonesia dan perwakilan diluar negeri. MIM merupakan metamorfosa dari gerakan NII KW9 yang telah habis masa gerakan bawah tanahnya pada tahun 2009. Lewat MIM, para aktifis NII KW9 kelak akan berkiprah lebih jelas dan bebas bergerak dipermukaan serta berkolaborasi dengan apapun dan siapapun tanpa ada sekat untuk kemudian menterjemahkan program NII di dalam masyarakat Indonesia, baik didalam negeri maupun diluar negeri.

Dalam mukadimah pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) MIM disebutkan bahwa membangun Negara dan bangsa adalah menjadi tugas dan tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia, kapanpun dan dalam situasi apapun. Bahwasanya keberlanjutan pembangunan nasional harus dapat berjalan dengan seksama, dalam mewujudkan cita-cita membangun manusia Indonesia seutuhnya dalam sebuah lapisan masyarakat Indonesia untuk kejayaan Indonesia. Bahwasanya membangun adalah manifestasi dari pada cita-cita kemerdekaan Indonesia, merdeka adalah untuk membangun. Membangun untuk bersatu, Membangun untuk berdaulat, Membangun untuk adil dan makmur, Membangun untuk memajukan kesejahteraan umum, Membangun untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, Membangun untuk ketertiban dunia, membangun untuk perdamaian abadi, membangun untuk keadilan sosial dan membangun untuk mempertahankan kedaulatan rakyat.

Bagi masyarakat umum, mungkin bahasa tersebut tidak berarti banyak. Namun, bagi para aktifis NII atau paling tidak mantan aktifisnya, redaksi mukadimah menunjukkan bahwa MIM merupakan terusan program NII yang dibungkus dalam program nasional untuk mewujudkan cita-cita utama mereka, yaitu kejayaan Indonesia dalam konteks ke-NII-an. Inilah dalam doktrin NII KW9 yang disebut sebagai Fajar Shidiq, lawannya Fajar Kizib yang telah lampau. Fajar Shidiq merupakan masa kini yang terang benderang sedangkan Fajar Kizib adalah masa lalu nan gelap yang diwujudkan dalam program bawah tanah selama 15 tahun. Artinya, pada era keterbukaan seperti kini, langkah mereka lebih bebas. Terutama test case dua bulan belakangan dengan maraknya media menghantam NII dan Al Zaytun, yang seakan mati angin dengan ‘dukungan’ dari beberapa oknum pemerintah, termasuk kunjungan Menteri Agama ke Al Zaytun.

Lebih lanjut dalam AD/ART MIM dijelaskan juga tentang simbol. Simbol MIM adalah burung (mirip garuda) yang sedang mengepakkan sayap, sambil berpegang teguh pada sebatang motto berbunyi “Indonesia Harus Kuat”. Di dada burung terdapat lambang monumen (mirip monas) yang berdiri diatas huruf M, menjulang tinggi dan ujung monumen terdapat lidah api didalam cawan yang membentuk huruf M dalam lingkaran oval. Untuk simbol, Panji Gumilang memang ahlinya. Lewat simbol pulalah, berbagai analogi penafsiran doktrin lewat Al Qur’an menjadi seakan lebih masuk akal, aktual, faktual dan aplikatif. Cara yang paling kuat untuk meyakinkan para aktifis NII. Dalam metode doktrinasi NII, penggunaan simbol dan analogi adalah keharusan. Dalam pembaiatan misalnya, perbandingan dilakukan antara proklamasi Republik Indonesia dengan proklamasi NII. Apa gunanya? Untuk menunjukkan persamaan tingkat dan pengakuan. Proklamasi lawan proklamasi, Negara lawan Negara. Kini, begitu juga dalam simbol MIM. Sadarkah anda bahwa simbol MIM dimiripkan dengan Garuda Pancasila?. Untuk apa? Lambang Negara lawannya lambang Negara, filosofi lawan filosofi. Filosofi yang dimaksud adalah lambang mirip monas didada burung pada simbol MIM. Bila burung garuda membawa Pancasila, burung simbol MIM membawa monas yang berarti satu hal, yaitu manifestasi filosofi doktrin NII. Monas layaknya bentuk pohon, terutama bila cawan nya dibentuk menjadi huruf M yang seakan berbentuk akar, sementara tugu seperti batang dan emas bagaikan buah. Inilah doktrin utama NII KW9, Rububiyah-Mulkiyah-Uluhiyah yang mengartikan bahwa ber-Islam harus berhukum Islam, bernegara Islam dan ber-umat Islam.

Sudah ada visi dan misi, juga sudah ada simbol MIM yang kesemuanya menunjukkan kesamaan dengan terusan gerakan NII. Sekarang, bagaimana mereka bergerak?. Pada BAB VI tentang Bangunan Organisasi dan Musyawarah di AD/ART MIM dijelaskan tentang bangunan organisasi yang disusun sesuai tingkat kewenangan secara berjenjang terdiri dari: Majelis Pembina Organisasi yang dibantu oleh Badan pengawas, badan kehormatan dan badan Pakar. Badan Pelaksana Organisasi terdiri dari: Pengurus Pusat, pengurus Tingkat Provinsi, Pengurus Tingkat Kabupaten/Kota, Pengurus Koordinator Desa, pengurus Tingkat Desa dan Pengurus Perwakilan Luar Negeri.

Struktur organisasi yang dijelaskan diatas merupakan bentuk struktur yang sama dalam gerakan NII KW9. Hanya dirubah sedikit dalam tata bahasa untuk menghilangkan kesan gerakan bawah tanah. Majelis Pembina Organisasi misalnya, dalam NII KW9 berarti Majelis Syuro. Sedangkan Badan Pengawas adalah Dewan Fatwa dan Dewan Imamah. Pengurus Pusat adalah Imam beserta Menterinya (kabinet) dan pengurus provinsi Dan jajaran kebawahnya adalah terjemahan dari stuktur territorial NII KW9 dari tingkatan Gubenur hingga Petinggi Desa.

Terakhir, kenapa 01 Juni yang dipilih?. Karena 01 Juni merupakan hari lahir Pancasila, hari lahir filosofi Negara yang menjadi dasar hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tafsirnya, 01 Juni juga hari lahirnya MIM, folosofi Negara yang menjadi dasar hukum Negara, tapi negaranya ya Negara Islam Indonesia. Dicky Cokro. (http://nii-crisis-center.com)
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Kamis, Agustus 18, 2011

Inilah Daftar Infaq (Pemerasan) Yang Dilakukan Oleh NII KW9 (Mahad Al Zaitun)

Dibaca :
Berikut ini adalah berbagai upaya pemersan yang dibungkus melalui berbagai istilah yang islami, yang dilakukan oleh NII KW9 Abu Toto dengan Mahad Al Zaitun, sebagaimana dikutip dari nii-crisis-center.com.

Kalkulasi di bawah ini dibuat berdasarkan perkiraan minimal, dengan batasan waktu antara tahun 1993 s/d tahun 2000, dengan asumsi jumlah anggota (korban) mereka sekitar 60.000 orang. Meskipun demikian, banyak keterangan dari mantan NII KW IX yang menyatakan bahwa jumlah anggotanya sekarang lebih dari 100.000 orang. Namun karena terjadi proses keluar atau masuk, maka angka patokan yang di gunakan adalah 60.000 orang.

Shadaqah Musyahadah (Shadaqah yang diabil disaat melaksanakan bai'at untuk pembersiban jiwa): Rp 1.000.000,- x 60.000 = Rp. 60.000.000.000

Harakat Ramadhan (Nama atau istilah lain dari zakat fitrah): Rp. 50.000,- x 60.000 x 6 = Rp 18.000.000.000.

Tazkiyah Ramadlan Baitiyah (Zakat mal yang dikeluarkan dengan ketentuan 2,5 % dari seluruh harta yang di miliki tanpa melihat jenis maupun perhitungan nisab): Rata-rata Rp. 250.000,-x 30.000 x 5 = Rp. 375.000.000.000.

Harakat Qiradl (Pinjaman wajib oleh Negara kepada warga negara berbentuk emas): Rata rata 100 gr: Rp 5.000.000,- x 60.000 = Rp. 300.000.000.000

Nafadah Daulah (Infaq sebagai bentuk kecintaan warga kepada NII):

Rata-rata Rp 50.000,- x 60.000 x 12 x 6 = Rp 216.200.000.000

Harakat Iddikhor: Rp 10.000,- x 60.000 x l2 x 6 = Rp 43.200.000.000

Shadaqah Tartib (Shadaqah yang harus di berikan kepada Negara ketika dilaksanakan pelantikan jabatan atas warga, makin tinggi jabatan makin besar shadaqahnya): Rp 1.000.000 x 5000 x 6 = Rp 30.000.000.000

Harakat Qurban (Nama atau istilah lain dari wajib qurban pada 'Iedul Adha):

Rp. 200.000,- x 60.000 x 6 = Rp 72.000.000.000

Shadaqoh Munakahat (shadaqah yang harus di berikan kepada Negara Atas kesaksian dan pelaksanaan pernikahan yang di selelenggarakan oleh Negara): Rp.2.000.000,- x 1000 x 6 = Rp 12.000.000.000

Infaq Tarbiyah / Shadaqah Khas (Shadaqah yang dikhususkan untuk pembelian tanah waqaf): Rp. 2.000.000,- x 60.000 = Rp 120.000.000.000

Shadaqah Ja-uka (Shadaqah wajib untuk pengajuan surat istighfar atau shadaqah 58:12): Rp 30.000,- x 60.000 x 6 = Rp 10.800.000.000

Shadaqah isti'dzan (Shadaqah untuk pengajuan keluar dadi teritori KW IX, dalam rangka pergi mudik ataupun keperluan lain/dagang): Rp 30.000 x 60.000 x 6 = Rp 10.800.000.000

Shadaqah Kaffarat (Shadaqah yang diambil karena kesalahan atau kelalaian aparat): Rp 100.000,- x 60.000 x 6 = Rp 36.000.000.000

Shadaqah Tahkim (Shadaqah yang diambil untuk keperluan sidang): Rp.100.000,- x 2000 x 6 = Rp 1200.000.000

Shadaqah Masjid Rahmatan lil 'alamin: Rp. 1.000.000 x 60.000 = Rp 60. 000. 000. 000

Lain lain: Rp. l 00.000,- x 60.000 x 6 = Rp 36.000.000.000

Total = Rp 1.401.200.000.000 (Satu Trilyun Empat Ratus Satu Milyar Dua Ratus Juta Rupiah)

Setidaknya sejumlah itulah dana pemerasan terhadap ummat yang dilakukan oleh mereka, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk bangunan mewah Ma'had Al Zaytun, yang konon biayanya menelan angka sampai hitungan sekitar 4 trilyun rupiah. Dan keseluruhan dana yang dibutuhkan, mungkin diperoleh berupa sumbangan dari berbagai negara, para konglomerat dan mungkin dari keluarga Cendana maupun pejabat masa ORBA.

Menurut penuturan salah seorang mantan pengikut Abu TOTO yang sempat dipercayakan memegang posisi Majelis Hai'ah (semacam departemen keuangan), Pak Andreas (Ismail Subardja), dana abadi yang berhasil dikumpulkan oleh KW IX hingga akhir tahun 1996 saja sudah mencapai 40 miliar rupiah. Seluruh dana yang ada di KW IX dimasukkan kedalam rekening Bank ClC atas nama Abu Ma'ariq alias Abu TOTO Abdus Salam (AS Panji Gumilang) dan keluarganya.

Sebagian dari jumlah tersebut, ada yang dialokasikan untuk Mukafaah lhsanul Mas'ul (semacam gaji) bulanan bagi para Mas'ul, dari yang terendah (tingkat Musa) hingga Adah Djaelani yang diposisikan sebagai penasehat. Gaji itu nantinya pasti akan dipotong lagi secara langsung untuk infaq bulanan, yang besarnya berlainan.

Sebagai contoh, seorang Mas'ul tingkat daerah digaji sebesar Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah), namun setelah dipotong ini dan itu untuk Nafaqah Daulah (Madinah), Harakat Ramadlan, Harakat Qurban dan lddikhor, yang tersisa tinnggal Rp 200.000,- ltupun tidak seluruhnya dalam bentuk uang, karena sebagian darinya dalam bentuk beras 20 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 kg yang harus dibeli dari koperasi intern Khijanah Tajwidiyah, dengan nilai sekitar Rp 80.000,- (delapan puluh ribu rupiah). Berarti uang tunai yang bisa dibawa pulang hanya sekitar Rp 120.000,- (seratus dua puluh ribu rupiah) saja.

Untuk para pekerja kasar Al Zaytun yang jumlahnya mencapai 1.000 (seribu orang) pekerja, masing-masing diberi gaji Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) setiap bulannya, namun setelah dipotong infaq, hutang dan tabungan, yang tersisa tinggal Rp 50.000,- (lima puluh ribu rpiah).

Dan yang perlu diketahui, menurut sumber yang layak dipercaya dari kalangan Abu TOTO (yang memiliki posisi strategis, satu level dengan Raqib Daerah yang sekarang sudah mulai sadar dan merencanakan serangan balik yang mematikan kepada Abu TOTO), pada saat ini jumlah muqallid (melalui proses rekruitmen) yang masih setia kepada Abu TOTO dengan NII yang sudah terintegrasi atas hibah Imamah dari Adah Djaelani, sekarang ini sekitar 100 ribu orang.

Kekejaman NIl KW IX Abu TOTO terhadap pengikutnya sendiri, adalah apa yang sebenarnya ia ketahui tentang para pengikutnya yang dapat dipastikan akan keluar dan berhenti setelah mereka tak mampu memenuhi kewajiban dan tanggungjawab yang ia bebankan, ataupun karena mereka sadar dengan sendirinya. Terhadap semuanya itu Abu TOTO sama sekali tak peduli. Karena Abu TOTO punya keyakinan dan perhitungan: Yang belum tahu dan tidak sadar serta bisa dijadikan sasaran dakwah sesat NII masih sangat banyak, selain itu peluang dan kesempatan untuk melakukannya masih sangat luas dan mudah.
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Kamis, Agustus 18, 2011

Selasa, 19 April 2011

Hobi Lakukan Pelecehan Seks, Nabi Palsu Padepokan Linggarjati Dipolisikan Warga Kediri

Dibaca :
Hobi Lakukan Pelecehan Seks, Nabi Palsu Padepokan Linggarjati Dipolisikan Warga Kediri. KEDIRI (voa-islam.com) – Nabi Palsu Padepokan Linggar Jati gegerkan warga Kediri karena mengaku inkarnasi Nabi Muhammad. Mantan bajing loncat ini lakukan tindak asusila terhadap murid wanitanya saat menerima wangsit.

Di padepokan Linggar Jati yang didirikannya di Desa Sentoyo, Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, pria berusia 42 tahun itu mengaku dirinya sebagai nabi dengan berkedok sebagai dukun sakti di tempat praktik pengobatan dengan media air. Banyak pengikut, serta pasien yang berobat kepadanya, karena SFD diyakini mampu menyembuhkan segala macam penyakit.

Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Selasa, April 19, 2011

Jumat, 11 Maret 2011

Malaysia Umumkan Syi'ah Sebagai Sekte Sesat yang Dilarang Beredar

Dibaca :
KUALA LUMPUR (voa-islam.com) - Pemerintah Malaysia, Rabu (09/03/2011), mengumumkan bahwa kelompok Syiah, yang disebut sebagai sekte "sesat", dilarang menyebarkan ajarannya, namun diberikan kebebasan untuk menjalankan keyakinannya itu.

Sekitar 200 orang pemeluk ajaran Syiah ditangkap pada Desember lalu oleh otoritas keagamaan atas tuduhan bahwa mereka mengancam keamanan nasional di Malaysia yang multikultural, tempat 16,5 juta pemeluk Islam beraliran Sunni.

"Kami tidak melarang pemeluk ajaran Syiah untuk melakukan peribadatan, namun ada hukum yang tidak membolehkan mereka berdakwah terhadap jemaah Sunni," kata Menteri Urusan Agama Islam Jamir Khir Baharom kepada parlemen, seperti dikutip media pemerintah.
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Jumat, Maret 11, 2011

Kamis, 03 Maret 2011

Jaksa Agung Dukung Perda Pelarangan Ahmadiyah

Dibaca :
JAKARTA (voa-islam.com) – Jaksa Agung Basrief Arief mendukung langkah beberapa daerah yang melarang keberadaan Ahmadiyah. Menurutnya, pelarangan Ahmadiyah cukup beralasan sebab ditujukan untuk menjaga ketertiban di wilayahnya.

“Kalau itu (Ahmadiyah) memang dianggap menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban masyarakat, itu (pelarangan) kewenangan pemerintah daerah,” kata Basrief, selepas melantik Muhammad Farella sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Ses Jamdatun) di Kejagung, Jakarta, Rabu (2/3/2011).
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Kamis, Maret 03, 2011

Senin, 21 Februari 2011

Pesantren YAPI yang diserang teryata Pesantren Syi’ah

Dibaca :
PASURUAN (Arrahmah.com) - Pesantren al-Ma'had al-Islami Yayasan Pondok Pesantren Islam (YAPI) di Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, diserang massa yang mengatasnamakan Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja), Selasa (15/2). Berita ini sontak menjadi perhatian ummat Islam. Benarkah Pesantren YAPI tersebut adalah pesantren syi'ah yang selalu menghina dan mengkafirkan Ahlus Sunnah?

Ajaran Syi'ah Menghina dan Mengkafirkan Ahlus Sunnah

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Senin, Februari 21, 2011

Agama Ahmadiyah: Kristen Bukan, Islam pun Tidak!!

Dibaca :

POLEMIK yang paling tajam dan mendasar antara Islam, Kristen dan Ahmadiyah adalah perbedaan teologi mengenai doktrin penyaliban Yesus di tiang salib.

Secara tegas, Islam mengajarkan bahwa Nabi Isa tidak mati dibunuh maupun disalib dalam Al-Qur’an surat An-Nisa 157: “wamaa qataluuhu wama shalabuuhu walakin syubbiha lahum” (mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang lain yang diserupakan dengan Isa bagi mereka).
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Senin, Februari 21, 2011

Sabtu, 19 Februari 2011

Akibat Nikah Mut'ah, Wanita Syi'ah Mengidap Gonorhoe

Dibaca :
Ini adalah kasus wanita berjilbab rapat dan bercadar dari Wisma Fatimah di Jl. Alex Kawilarang 63 Bandung Jawa Barat yang mengidap penyakit kotor gonorhe (kencing nanah) akibat nikah mut'ah. Yaitu pernikahan dengan sistem kontrak dalam waktu tertentu. Pernikahan ini berakhir dengan berakhirnya waktu yang telah disepakati tanpa harus ada kalimat talak yang terlontar.

Dari Muhammad bin Muslim, dari Abu Ja'far, ia berpendapat tentang mut'ah, bahwa ia tidak hanya terbatas empat wanita, karena mereka tidak perlu dicerai, tidak mewarisi, sebab mereka itu dikontrak." (dari ktiab Syi'ah: al Furu' al Kaafi: 2/43 dan al Tahdziib: 2/188)
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, Februari 19, 2011

Persamaan Syi'ah dengan Yahudi dan Nasrani

Dibaca :
Dalam shalat, kita senantiasa memohon kepada Allah agar dikaruniakan hidayah atau petunjuk kepada Shirathal Mustaqim (jalan yang lurus). Sebuah permohonan yang paling penting dan sangat dibutuhkan oleh seorang hamba. Karenanya, seorang hamba diwajibkan berdoa kepada Allah memohon hidayah ini pada setiap rakaat dalam shalatnya, karena butuhnya dia kepada hidayah tersebut.

Hidayah yang dimaksud dalam ayat adalah petunjuk taufiq kepada jalan yang bisa menghantarkan kepada Allah dan surga-Nya. Yaitu petunjuk untuk menjalankan ajaran dien ini dengan ilmu dan amal. Bentuknya, mengetahui kebenaran dan mengamalkannya, demikian yang dijelaskan Syaikh Abdul Rahman bin Nashir bin al Sa'di dalam tafsirnya.
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, Februari 19, 2011

Polisi Syariah Malaysia Tangkap Seratus Pengikut Sekte Syi'ah

Dibaca :
KUALA LUMPUR (voa-islam.com) – Sesuai larangan Dewan Fatwa Nasional bagi sekte Syi'ah, Polisi Syariah Malaysia gencar merazia pusat kegiatan Syiah. Hasilnya, bulan lalu seratus penganut Syiah ditangkap.

Beberapa pekan terakhir, polisi syariah Malaysia gencar melakukan operasi penggerebekan sejumlah tempat yang diduga dijadikan pusat kegiatan warga Syi’ah. Yang terbesar terjadi bulan lalu, polisi menggerebek ruko tiga lantai dan menahan 100 orang Syi’ah. Saat ditangkap, mereka sedang berkumpul merayakan peringatan Karbala.
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, Februari 19, 2011

Syiah Menjadi Aliran Terlarang di Saudi

Dibaca :
Saudi (voa-islam) – Aliran Syiah mulai mendapat sikap tegas dari pemerintah Saudi. Tak ada kompromi untuk Syiah di sana. Bahkan, pemerintah Saudi sudah menyatakan kalau Syiah terlarang di negerinya.

Syiah merupakan satu aliran yang mengkafirkan para sahabat Nabi SAW, seperti Abu Bakar dan Umar. Syiah juga mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya, khususnya Ahlussunnah wal Jama'ah, dan menghalalkan darah mereka. Maka wajarlah jika pemerintah Saudi mengambil sikap tegas ini.
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, Februari 19, 2011

Ajaran Syi'ah Menghina dan Mengkafirkan Ahlus Sunnah

Dibaca :
Oleh: Ust. Purnomo WD

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Berita penyerangan terhadap Pesantren Syi’ah al-Ma’had al-Islami Yayasan Pondok Pesantren Islam (YAPI) di Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (15/2) telah berhasil menyita perhatian media. Bahkan, isu besar nasional tentang mafia hukum dan pajak jadi terpinggirkan. Padahal, dampak dari keributan tersebut tidaklah lebih besar bila dibandingkan dengan dampak dari mafia pajak dan hukum.
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Sabtu, Februari 19, 2011

Jumat, 18 Februari 2011

Akbar Tandjung: Ahmadiyah Tak Bisa Dibubarkan

Dibaca :

Jakarta - Ahmadiyah dianggap sesat oleh beberapa kalangan dan diusulkan kepada negara untuk segera dibubarkan. Politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung menilai negara tidak bisa membubarkan organisasi keagamaan dengan alasan perbedaan keyakinan.

"Kalau Ahmadiyah yang memiliki keyakinan tersendiri negara tidak bisa membubarkannya. Negara tidak boleh masuk dalam ranah keyakinan," ujar Akbar Tanjung di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nely Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (18/2/2011).
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Jumat, Februari 18, 2011

Fatwa MUI: Ahmadiyah Qadiyan Sesat

Dibaca :
FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA

Nomor: 11/MUNAS VII/MUI/15/2005

Tentang ALIRAN AHMADIYAH

Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional

MUI VII, pada 19-22 Jumadil Akhir 1426 H / 26-29 Juli 2005 M,

setelah :

Menimbang :

1. bahwa sampai saat ini aliran Ahmadiyah terus berupaya untuk mengembangkan pahamnya

di Indonesia, walaupun sudah ada fatwa MUI dan telah dilarang keberadaannya;
Posted by: Maskun
InfoTerpanas, Updated at: Jumat, Februari 18, 2011

Social Share!

Get Social Share 2.0!

ShareThis